Postingan

Makam tempat Peristirahatan Terakhir H. Sulaiman Pahlawan Pekanbaru Riau

Gambar
     Selain berbagai ragam peninggalan sebagaimana dipaparkan di blog ini, khusus untuk biografi Haji Sulaiman, sumber situs yang ada dalam bentuk makam Haji Sulaiman, makam istri pertamanya, Hajjah Tawiyah, yang diletakkan berdampingan dengan makam Haji Sulaiman serta makam istri keduanya, Hajjah Asiah yang terpisah beberapa langkah.      Selain itu masih ada lagi makam keluarganya, antara lain makam anak pertamanya, Fatmah, dan makam keponakan sekaligus menantunya, Abdul Manan. Semua makam ini berada di Makam Senapelan yang terletak di seberang Hotel Mutiara Merdeka.      Bangunan makam yang mirip dengan Taj Mahal tersebut terhitung baru, dibuat atas inisiatif generasi ketiga dan keempat dari Haji Sulaiman. Sengaja dibangun lebih tinggi dari yang lainnya, agar mudah ditemukan terutama bagi saudara yang sengaja datang dari jauh untuk ziarah.      Dapat dimaklumi karena penataan kubur di Pemakaman Senapelan sangat semrawut dan ...

Kisah Masa Kecil H. Sulaiman Pahalawan Pekanbaru Riau

Gambar
      Haji Sulaiman   bin Doost Mohamad lahir di Azamgarh, Uttar Pradesh, India,  sekitar tahun 1883 M. 3 Tidak ada informasi tertulis atau lisan tentang masa kecil dan remajanya di negeri kelahirannya ini. Begitupun dengan kedua orangtuanya. Menjelang akhir abad ke-19, orang India hidup dalam kebudayaan tradisional, berhirarki sosial dan cukup ketat. Mereka sangat menghargai nilai-nilai kekeluargaan tradisional. Mereka hidup bersama sebagai keluarga besar yang melampaui keluarga inti. Dalam sebuah keluarga India, biasa dijumpai anggota keluarga terdiri dari tiga hingga empat generasi tinggal di bawah satu atap. Berbagai permasalahan keluarga, merupakan persoalan bersama dan akan dibahas secara patriarkis, yang mengutamakan peran laki-laki. Suasana kehidupan keluarga yang mengandalkan laki-laki itulah, yang ditinggalkan oleh Sulaiman muda untuk merantau meninggalkan kampung halamannya. ...

Sejarah Rumah H. Sulaiman Pahlawan Pekanbaru Riau

Gambar
      Sumber sejarah terkait kehidupan Haji Sulaiman yang merupakan peninggalan pribadinya tidak semata ditujukan sebagai peninggalan sejarah. Tujuan utamanya adalah untuk keamanan dan terkait dengan administrasi dan urusan perusahaan yang dimiliki oleh Haji Sulaiman, anak-anak dan cucu-cucunya. Sehingga, sumber tersebut harus diolah sedemikian rupa untuk dapat menjadi data dan harus dianalisis dan disintesis untuk menjadi sebuah fakta sejarah.     Adapun sumber sejarah hidup Haji Sulaiman kategori bangunan, seperti Rumah Haji Sulaiman di RT 01/RW 05 Kampung Dalam, Senapelan. Dibangun tahun 1932 dan menjadi rumah kediaman Haji Sulaiman. Sampai saat kini, pewaris rumah ini belum berniat merobohkan rumah tersebut. Mereka masih menghargai nilai kesejarahan dari rumah tersebut. Gubernur Riau telah menetapkan status bangunan tersebut sebagai bangunan cagar budaya pada tahun 2018. Namun, pelestarian dalam bentuk pengelolaan atau pemanfaatannya sebagai salah satu desti...

Peninggalan Barang, Bahan, Surat H. Sulaiman Pahlawan Pekanbaru yang Masih ada

Gambar
       Sejak menginjakkan kaki di Pekanbaru, Haji Sulaiman (1883-1965) telah        mengukir kota ini melalui perannya dalam dinamika sosial, budaya dan ekonomi. Rekam jejaknya masih dapat ditelusuri dan dikaji hingga kini karena meninggalkan banyak sumber. Peninggalan itu dalam berbagai jenis: sumber benda etnografis, sumber bernilai historis, dalam bentuk bendah bergerak dan tidak bergerak seperti tanah, bangunan, struktur bahkan dalam bentuk situs makam. Rekam jejak ini masih ada yang bisa diselamatkan, namun banyak lagi yang telah hilang atau rusak karena ketidaksengajaan dan faktor alam.   Peninggalan Haji Sulaiman yang ada pada saat ini merupakan sisa-sisa. Sebagian besar barang berharga miliknya telah dijual oleh generasi sesudahnya karena ketidaktahuan atau diangkut dan dipindahkan dari Pekanbaru. Menurut informasi dari keluarganya, sejumlah b...

Karya Ilmiah /Artikel yang Memperkenalkan Sisi Pekanbaru

Gambar
     Sejarah Pekanbaru, sebagai objek kajian terbilang langka dan kurang dinamis. Langka karena tidak banyak yang melakukan kajian sejarah Pekanbaru, setelah Prof. Suwardi MS, Wan Ghalib dan kawan-kawan menyusun Dari Kebatinan Senapelan ke Bandaraya Pekanbaru (2006). Ada artikel terkait dengan Senapelan, tetapi lebih pada kajian tata ruang dan studi perkotaan (Firzal, 2015), arsitektur (Rika Cheris dan Repi, 2017), dan studi tentang kawasan cagar budaya, tetapi tidak didekati dengan ilmu sejarah (Sri Sugiharta dan Agustri Mulyono, 2017). Sejumlah peninggalan sejarah di Pekanbaru juga dibahas dalam kaitan pemanfaatan peninggalan bersejarah untuk ekoeduwisata (Wilaela, 2018). Umumnya kajian tentang Pekanbaru yang menampilkan gambaran sejarah Pekanbaru hanya membahas tentang tata ruang dan perkotaan serta perkembangan kondisi kekinian masyarakat. Jadi, Pekanbaru, dalam kajian sejarah, tidak sebanyak kajian aspek atau disiplin ilmu lainnya. Sekalipun Pekanbaru merupakan kota ...

Kenapa Kita Harus Mengenal H. Sulaiman Pahlawan Pekanbaru ?

Gambar
     Kajian tentang sejarah Pekanbaru yang telah dilakukan selama ini dapat dikatakan minim dan yang minim itu kosong dari gambaran aspek manusia pengemban sejarah, pengusung kebudayaan dan pembangun peradaban. Pekanbaru seperti kota yang disusun dari berbagai persoalan dan peristiwa besar saja. Jarang ada dimensi kemanusiaan yang dipaparkan di sana; tidak ideografis, kurang diakronis dan tidak ada keunikan sebagai ciri khas sejarah.      Generasi sekarang kesulitan mendapatkan referensi dan informasi bagaimana asal-usul dan gambaran Pekanbaru pada masa lalu, apalagi melalui kisah unik dari seorang tokoh sejarah. Pengalaman hidup para tokoh di Pekanbaru pada masa lalu dapat menjadi penghubung masa lalu dengan masa kini, karena sosok mereka dimonumenkan atau nama mereka diabadikan untuk nama jalan, nama gedung, dan lain-lain. Sehingga, ketika generasi milenial sekarang ditanya tentang siapa Soeman Hs, mereka masih bisa menjawab, adalah seorang tokoh pendidik...

Profil Singkat H. Sulaiman / Muhammad Sulaiman Pahlawan Pekanbaru Riau

Gambar
       Haji Muhammad Sulaiman atau Haji Sulaiman (1883- 1965) atau Wak Leman adalah tokoh Pekanbaru pada paroh pertama abad ke-20. Ia merupakan pemilik mula berbagai berbagai peninggalan yang masih dapat dilihat terutama di daerah Senapelan.       Haji Sulaiman seorang pengusaha di bidang perdagangan, proverti, perkebunan dan peternakan yang sukses sekaligus sangat dermawan. Kekayaaannya sebagian telah dimanfaatkan untuk membangun Masjid Raya Pekanbaru dan menyantuni orang-orang yang membutuhkan bantuan.       Energinya diabdikan secara tidak langsung untuk meningkatkan kehidupan sosial masyarakat Pekanbaru. Perjalanan hidupnya diwarnai oleh perannya dalam kehidupan sosial dan keagamaan serta dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia melalui sumbangan hartanya. Keluarganya juga turut serta dalam perjuangan rakyat tersebut.      Kiprahnya mengiringi dinamika perkembangan Kota Pekanbaru pada awal abad ke-20 sampai se...